PADANG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya diisi dengan kegiatan yang berkaitan dengan tugas kepolisian di jalan raya. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat juga menghadirkan aksi sosial melalui kegiatan bakti kesehatan dan donor darah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus wujud kepedulian jajaran Ditlantas Polda Sumbar terhadap masyarakat.
Di tengah rutinitas personel yang setiap hari bersentuhan langsung dengan pengguna jalan, kegiatan sosial semacam ini menjadi ruang lain bagi Polantas untuk menunjukkan bentuk pengabdiannya.
Bakti kesehatan dan donor darah bukan sekadar agenda seremonial. Di balik kegiatan tersebut terdapat pesan tentang pentingnya kepedulian dan keberadaan polisi yang memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Sejumlah personel Polisi Wanita (Polwan) Ditlantas Polda Sumbar terlihat terlibat dalam kegiatan tersebut. Pelayanan dilakukan dengan suasana yang humanis, sementara masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan maupun berpartisipasi dalam aksi donor darah.
Kegiatan itu sekaligus memperlihatkan sisi lain dari sosok Polantas. Jika selama ini polisi lalu lintas identik dengan pengaturan arus kendaraan, penindakan pelanggaran dan pelayanan di jalan raya, melalui kegiatan sosial tersebut pengabdian diperluas pada aspek kemanusiaan.
Semangat “Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri” pun terasa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran personel tidak hanya ditujukan untuk menjaga ketertiban lalu lintas, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan sosial.
Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi kesempatan bagi Ditlantas Polda Sumbar untuk terus menegaskan bahwa tugas kepolisian memiliki dimensi pelayanan yang luas.
Melalui bakti kesehatan dan donor darah, jajaran Ditlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa semangat mengabdi dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui kepedulian terhadap kesehatan dan kemanusiaan.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa polisi hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan di jalan, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memberi manfaat secara langsung.
**EYS

0 Komentar