BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

G30S/PKI Jadi Momentum Refleksi, Dirlantas dan Wadirlantas Polda Sumbar Serukan Persatuan

 

PADANG — Peringatan Gerakan 30 September/PKI (G30S/PKI) menjadi momentum untuk kembali mengingat perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan, kedamaian dan tegaknya nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Pesan tersebut tergambar dalam materi peringatan yang disampaikan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat, dengan menampilkan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. bersama Wadirlantas AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K.

Dalam materi tersebut, keduanya tampil dengan sikap hormat dan penuh khidmat, disertai pesan mengenai pentingnya menjadikan peringatan G30S/PKI sebagai ruang refleksi bersama.

"Peringatan G30S/PKI adalah momentum refleksi bersama untuk merawat kedamaian, menolak segala bentuk perpecahan, dan menjaga tegaknya Pancasila di Bumi Nusantara."

Pesan itu menempatkan peringatan sejarah bukan sekadar sebagai kegiatan mengenang masa lalu, tetapi juga sebagai pengingat mengenai pentingnya menjaga keutuhan bangsa.

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, persatuan menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat diharapkan tidak menjadi alasan untuk saling terpecah, terlebih ketika kepentingan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi tanggung jawab bersama.

Kehadiran Dirlantas dan Wadirlantas Polda Sumbar dalam materi peringatan tersebut juga memperlihatkan pesan kelembagaan Ditlantas Polda Sumbar dalam mendukung nilai kebangsaan, kedamaian serta persatuan.

Peringatan G30S/PKI sendiri memiliki kaitan erat dengan perjalanan sejarah Indonesia dan menjadi salah satu peristiwa yang terus dikenang dalam kehidupan berbangsa. Karena itu, refleksi sejarah dinilai penting agar generasi penerus memahami perjalanan bangsa sekaligus mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa masa lalu.

Pesan yang diusung Ditlantas Polda Sumbar pun diarahkan pada semangat menjaga kedamaian dan menolak perpecahan.

Nilai Pancasila ditempatkan sebagai landasan bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat tersebut menjadi relevan untuk terus dirawat melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan yang dapat memicu perpecahan.

Melalui momentum peringatan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melupakan sejarah, namun menjadikannya sebagai bahan refleksi dalam membangun kehidupan yang lebih damai dan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.

**EYS

Posting Komentar

0 Komentar