BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Dari Pekarangan Jadi Penghasilan, Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Gerakkan Warga Manfaatkan Lahan Kosong

PASAMAN — Lahan kosong jangan dibiarkan menganggur. Pesan itu terus didorong jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman melalui peran Bhabinkamtibmas yang aktif turun langsung menyambangi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., kepolisian tidak hanya hadir ketika persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) muncul. Personel di lapangan juga diarahkan untuk membangun komunikasi, memberikan edukasi serta mendorong masyarakat melakukan berbagai kegiatan produktif.

Salah satu upaya tersebut terlihat dalam kegiatan sambang Bhabinkamtibmas kepada masyarakat pada Senin, 7 September 2026. Dalam kesempatan itu, warga diajak melihat potensi yang ada di sekitar lingkungan mereka, termasuk lahan kosong yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Bagi kepolisian, lahan kosong bukan sekadar tanah yang tidak terpakai. Jika dikelola dengan baik, lahan tersebut dapat menjadi sumber pangan bagi keluarga sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan.

Jangan Biarkan Lahan Hanya Jadi Lahan

Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan lahan yang tersedia sesuai dengan kemampuan dan kondisi lingkungan masing-masing.

Tidak harus memiliki lahan yang luas. Pekarangan rumah pun dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan sehari-hari seperti cabai, tomat, terong, sayuran, tanaman obat keluarga hingga tanaman hortikultura lainnya.

Langkah sederhana tersebut dinilai memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten.

Hasil tanaman dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur keluarga. Jika produksi nantinya lebih banyak dari kebutuhan rumah tangga, hasil tersebut juga berpotensi dijual sehingga memberikan tambahan pendapatan.

Artinya, satu bidang lahan yang sebelumnya tidak menghasilkan dapat diubah menjadi ruang produktif yang memberikan manfaat nyata.

Dari Rumah, Ketahanan Pangan Bisa Dimulai

Dorongan pemanfaatan lahan kosong juga menjadi bagian dari semangat memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling bawah.

Ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari program besar. Lingkungan rumah tangga justru dapat menjadi titik awal.

Ketika masyarakat mulai menanam kebutuhan pangan sendiri, ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat dikurangi. Selain itu, aktivitas bercocok tanam juga dapat membangun kebiasaan produktif di tengah masyarakat.

Apabila gerakan tersebut berkembang secara bersama-sama, lahan kosong di lingkungan warga tidak lagi menjadi pemandangan yang terbengkalai. Sebaliknya, kawasan tersebut dapat berubah menjadi lahan hijau yang menghasilkan.

Bhabinkamtibmas Jadi Penghubung Polisi dan Warga

Peran Bhabinkamtibmas menjadi sangat penting dalam mendorong gerakan tersebut.

Sebagai personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat nagari, Bhabinkamtibmas memiliki ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.

Tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, personel juga dapat mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memberikan motivasi agar warga mengembangkan kegiatan yang bersifat positif dan produktif.

Pola pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak sebatas ketika terjadi gangguan keamanan.

Polisi juga dapat hadir dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, edukasi, ketahanan pangan serta kegiatan lain yang memiliki manfaat langsung bagi warga.

AKBP Adirawa Dorong Polisi Hadir dengan Manfaat Nyata

Kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra di Polres Pasaman diharapkan semakin memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kedekatan tersebut dibangun melalui komunikasi langsung dan kehadiran personel di tengah warga.

Bagi masyarakat, kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan bukan hanya terlihat saat ada persoalan hukum. Lebih dari itu, polisi diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap aman sekaligus mendorong berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas.

Karena itu, kegiatan sambang memiliki arti penting. Di tengah komunikasi yang lebih santai dan kekeluargaan, warga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, sementara petugas dapat memberikan informasi, imbauan serta motivasi.

Hubungan yang terbangun secara rutin tersebut pada akhirnya dapat menciptakan rasa saling percaya antara polisi dan masyarakat.

Lahan Kosong Bisa Jadi Peluang Ekonomi

Jika dikelola secara berkelanjutan, pemanfaatan lahan kosong tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.

Potensinya dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi masyarakat.

Hasil panen yang melimpah dapat dipasarkan dalam skala lingkungan maupun dikembangkan menjadi usaha kecil. Dari sinilah lahan yang sebelumnya tidak menghasilkan bisa mulai memberikan nilai ekonomi.

Namun, yang tidak kalah penting adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat bahwa setiap ruang yang tersedia memiliki potensi untuk dimanfaatkan.

Tidak perlu menunggu memiliki lahan luas. Tidak perlu pula memulai dengan modal besar. Yang dibutuhkan adalah kemauan, konsistensi dan pendampingan.

Sinergi Polisi, Pemerintah dan Masyarakat

Gerakan pemanfaatan lahan kosong akan semakin kuat apabila mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah nagari dan masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan kegiatan produktif di lingkungan warga.

Bhabinkamtibmas dapat menjadi salah satu penghubung yang mendorong komunikasi tersebut agar kegiatan yang sudah dimulai tidak berhenti sebatas sosialisasi.

Dengan pendampingan dan kerja sama yang baik, pemanfaatan lahan dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Pasaman.

Polisi Hadir, Masyarakat Bergerak

Apa yang dilakukan jajaran Polres Pasaman melalui Bhabinkamtibmas menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian di tengah masyarakat memiliki dimensi yang luas.

Menjaga kamtibmas tetap menjadi tugas utama. Namun, membangun komunikasi, memberikan edukasi dan mendorong masyarakat melakukan kegiatan positif juga merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera.

Lahan kosong yang sebelumnya tidak memberikan manfaat kini memiliki peluang untuk menjadi sumber pangan.

Dari pekarangan rumah bisa tumbuh sayuran. Dari hasil tanaman bisa membantu kebutuhan keluarga. Jika dikembangkan, hasil tersebut bahkan dapat menjadi tambahan penghasilan.

Semangat inilah yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Pasaman.

Di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., kedekatan Polri dengan masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan situasi kamtibmas yang kondusif, tetapi juga mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.

Lahan kosong bukan berarti tidak bernilai. Dengan kemauan untuk menanam, lahan bisa menghasilkan pangan. Dengan ketekunan, pangan bisa menjadi penghasilan. Dan dengan sinergi polisi bersama masyarakat, lingkungan yang aman dapat berjalan beriringan dengan kehidupan yang produktif dan sejahtera.

**EYS


Posting Komentar

0 Komentar