BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

AKP Martadius Terima Awak Media di Ruangannya, Propam Polda Sumbar Perkuat Komunikasi untuk Masyarakat

 

PADANG — Ruang kerja Kasubbyanduan Propam Polda Sumatera Barat AKP Martadius, S.H., M.H. menjadi tempat berlangsungnya pertemuan hangat bersama sejumlah awak media, Kamis (17/9/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah tuntutan keterbukaan informasi publik, komunikasi antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara jelas dan bertanggung jawab.

AKP Martadius menyambut langsung kedatangan awak media di ruangannya. Suasana pertemuan berlangsung cair dan penuh keakraban. Komunikasi pun berkembang pada sejumlah hal yang berkaitan dengan hubungan Polri, pers dan kepentingan masyarakat.

Bagi AKP Martadius, silaturahmi dengan wartawan memiliki arti penting dalam membangun komunikasi yang sehat. Pers memiliki fungsi jurnalistik sekaligus kontrol sosial, sedangkan Polri menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan serta menegakkan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Hubungan kedua pihak tersebut dinilai membutuhkan komunikasi yang baik.

Informasi yang berkaitan dengan tugas kepolisian harus dapat dipahami masyarakat. Di sisi lain, proses jurnalistik tetap membutuhkan verifikasi dan independensi agar informasi yang diterima publik memiliki dasar yang jelas.

Karena itu, ruang dialog seperti yang berlangsung di ruangan Kasubbyanduan Propam Polda Sumbar tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi tetap terbuka, profesional dan proporsional.

AKP Martadius juga menempatkan silaturahmi bersama awak media sebagai kesempatan untuk bertukar informasi sekaligus mempererat hubungan yang selama ini terbangun antara kepolisian dan insan pers.

Komunikasi yang berjalan secara terbuka diharapkan dapat membantu memperluas penyampaian informasi mengenai tugas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Sebab, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berbicara mengenai personel yang turun memberikan pelayanan atau menangani persoalan keamanan. Komunikasi publik juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bagaimana masyarakat memperoleh informasi mengenai institusi kepolisian.

Dalam konteks tersebut, pers memiliki peran penting sebagai salah satu jembatan informasi kepada masyarakat.

Namun, hubungan baik antara Polri dan media tetap berada dalam koridor profesional. Independensi pers harus tetap dijaga, begitu pula kewenangan kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

Pertemuan AKP Martadius bersama awak media berlangsung dalam suasana humanis. Tidak ada sekat yang membuat komunikasi terasa kaku. Justru dari ruang dialog semacam itu, hubungan antara polisi dan wartawan dapat terus dibangun dengan landasan saling menghormati.

Bagi masyarakat, komunikasi yang baik antara Polri dan pers pada akhirnya bermuara pada kebutuhan yang sama, yakni memperoleh dan menyampaikan informasi secara jelas, berimbang serta dapat dipertanggungjawabkan.

Silaturahmi AKP Martadius bersama awak media di Polda Sumbar pun menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi tersebut—membangun hubungan profesional antara Polri dan pers sekaligus menghadirkan informasi yang lebih terbuka bagi masyarakat.

**EYS

Posting Komentar

0 Komentar